PEMANFAATAN DATA BIOLOGI BAGI KEPENTINGAN ARKEOLOGI

Main Article Content

nfn Vita

Abstract

Dalam sepanjang sejarah di depannya terdpat interaksi yang terjalin terus-menerus antara manusia dan lingkungannya. Tulisan ini memberikan pemahaman kepada kita terkait pemanfaatan data biologi bagi kepentingan penjelasan terkait budaya masalalu. Dalam perkembangannya data arkeologi menjadi sangat luas tidak hanya terbatas pada perkakas-perkakas hidup sehari-hari yang di tinggalkan oleh manusia pada masa itu. Dengan menggunakan data dari disiplin ilmu biologi seperti vegetasi, iklim, dan jenis-jenis hewan dapat dijelaskan berbagai aspek lingkungan yang bisa mempengaruhi perjalanan sejarah kebudayaan masyarakat.

Article Details

Section
Articles

References

Fran Vois dan Semah, A.M., 1983. "Mencari Umur dan Lingkungan Purba di Pulau Jawa". Kalpataru, Majalah Arkeologi No. 8. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional - Departemen P dan K.

Jacob, T., 1983. "Pengembangan Ilmu Tentang Lingkungan Dalam Penelitian Arkeologi", Pertemuan Dmiah Arkeologi III, Cibulan, 2 - 6 Pebruari 1976. Jakarta: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia.

Mundardjito, 1996. "Pendekatan Integatif dan Partisipatif Dalam Pelestarian Budaya", Jurnal Arkeologi Indonesia. No. 2 Maret.

Soejono, 2000. "Arkeologi Indonesia Dalam Perspektif Global", Proceeding Evaluasi Hasil PenelitianArkeologi. Bedugul, 14 - 17 Juli 2000. Jakarta: Proyek Peningkatan Penelitian Arkeologi.

Sukendar, Haris, 1996. "Sumbangan Arkeometri Dalam Studi Arkeologi". Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi, 20- 26 September 1996. Ujung Pandang: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Tanudirjo, Daud Aris, 1993/1994. "Retrospeksi Penelitian Arkeologi Di Indonesia". Pertemuan Dmiah Arkeologi VI Batu, Malang, 26-29Juli 1992. Jahrta: Pusat Peneltian Arkeologi Nasional.

Vita, 2000. "Pelestarian Lingkungan Vegetasi di Kawasan Percandian Muara Takus: Upaya Menampakkan Kembali Beberapa Jenis Tumbuhan Masa Lampau", Naditira Widya, Nomor:04/2000. Banjarmasin: Balai Arkeologi.