LUMPANG BATU DAN SISTEM PERTANIAN AWAL PADA MASYARAKAT SULAWESI SELATAN

Main Article Content

Nani Somba

Abstract

Kehidupan masa bercocok tanam telah muncul hasil hasil kebudayaan yang bersifat monumental, salah satunya bangunan megalit yang ditujukan pada pemujaan arwah leluhur. Penelitian ini mengenai bagaimana hubungan antara tradisi bercocok tanam di Sulawesi selatan, yang bertujuan untuk membahas tinggalan megalit lumpang batu dan peranannya dalam sistem pertanian, baik kepentingan sosial maupun religius. Metode yang diterapkan berupa pengumpulan data pustaka yang diolah untuk menghasilkan interpretasi data. Hasil yang diperoleh bahwa tradisi bercocok tanam dan tradisi megalitik dapat dikatakan tumbuh dan berkembang bersamaan serta saling mendukung satu sama lainnya. Tradisi megalitik bersifat religius dan tradisi bercocok tanam bersifat ekonomis.

Article Details

Section
Articles

References

Utomo, Barn.bang Budi, 1981. "Manfaat Data Agraria dalam Telaah Arkeologi Permukiman", Amerta, no. 5. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Geertz, Clifford, 1993. lnvolusi Pertanian Proses Perubahan Ekologi Indonesia. Jakarta: Bhatara Karya Aksara.

Harris, David R., 1972. "The Origin of Agriculture in the Tropic", American Scientist, vol. 1.

Koentjaraningrat, 1971. Manusia dan Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Najemain, 1999. "Lumpang Batu Indikator Teknologi Pertanian Awai di Sulawesi Selatan: Suatu Hipotesis", Pertemuan Ilmiah Arkeologi VIII. Yogyakarta: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia.

Prasetyo, Bagyo, 1989. "Lingkungan dan Awal Kegiatan Pertanian: Studi Kasus Beberapa Situs Gua di Indonesia. Analisis Hasil Penelitian Arkeologi III (Kajian Agrikultur Berdasarkan Data Arkeologi). Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional - Dep ar temen Pendidikan dan Kebudayaan.

Soegondo, Santoso, 1983. "Sisa Kehidupan Bercocok Tanam di Halmahera", Pertemuan Ilmiah Arkeolbgi III, Jakarta: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia .

-------------, 1990. "Awai Pertanian di Indonesia: Sebuah Analisis Ekologi Budaya", Analisis Hasil Penelitian Arkeologi III (Kajian Agrikultur Berdasarkan Data Arkeologi). Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional - Depattemen Pendidikan danKebudayaan.

Soejono, R.P. (ed.), 1976. Sejarah NasionalIndonesia I. Jakarta: Balai Pustaka.

Sofion, Hendari, 1989. "Alat Neolitik untuk Pertanian: Pengamata.n terhadap Temuan dari Jawa Barat", Analisis Hasil Penelitian Arkeologi III. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional - Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. •

Sukendar, Haris, 1977. "Tinjauan Tentang Peninggalan Tradisi Megalitik di Daerah Sulawesi Tengah", Pertemuan Ilmiah Arkeologi I. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.