DIMENSI ARKEOLOGI SOSIAL DALAM PERUBAHAN ARSITEKTUR-RUMAH SUKU MAKASSAR DI KAMPUNG TALLO, KOTA MAKASSAR

Main Article Content

Nur Ihsan D.

Abstract

Kampung Tallo merupakan salah satu pemukiman suku Makassar di Kota Makassar yang memberikan gambaran tentang kronologi-tipologi dari perubahan rumah tradisional suku Makassar sejak pertengahan abad ke-20 hingga awal abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ikhwal perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat suku Makassar melalui pembacaan terhadap perubahan denah rumahnya. Untuk mencapai tujuan tersebut. Analisis Gamma yang berasal dari Arsitektur diterapkan terhadap 10 rumah yang dipilih secara rational-purposive dari populas rumah suku Makassar yang hingga saat ini masih berdiri di Kampung Tallo. Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan rumah tradisional suku Makassar di Kampung Tallo bisa dipandang tidak hanya sebagai perubahan morfologis. Namun juga menggambarkan perubahan sosial dari masyarakatnya yang bergerak dari masyarakat tradisional-feodal menuju masyarakat modern-kapitalis.

Kampong Tallo is one of the settling location for Makassarese in Makassar City that provide a typological chronology of the transformation of its traditional houses of Makassar since the middle of 20th century until the beginning of 21st century. This research aims are to construct an explanation about the social changes of Makassarese by reading the transformation of its houses ground plan. In order to reach that, the Gamma Analyses that borrowed from architecture are applied toward 10 houses which are selected purposively from the traditional houses that stand still in Kampong Tallo, Makassar. This research shows that the transformation of the Makassar's traditional houses in Kampong Tallo can not only see as a morphological change but also describe the social changes of its society from a traditional-feudal society into a modern-capitalist society.

 

Article Details

Section
Articles

References

Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah. 2004. Inventaris Arsip Pemerintah Kotamadya Ujung Pandang 1926-1988. Makassar: Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah.

Bourdieu, Pierre. 1990. Outline of a Theory of Practice. Cambridge: Cambridge University Press.

Bulbeck, David F. 1992. A Tale of Two Kingdoms, Historical Archaeology of Gowa and Tallo, South Sulawesi, Indonesia. A Thesis For The Degree Doktor Of Philosophy of The Australian National University.

Fashri, Fauzi. 2007. Penyingkapan Kuasa Simbol; Apropriasi Reflektif Pemikiran Pierre Bourdieu. Yogyakarta: Juxtapose.

Foucault, Michel. 1982. Discipline and Punish; The Birth of The Prison. New York: Penguin Books.

Funari, P.P.A., dan Andres Zarankin. 2003. Social archaeology of Housing from a Latin American Perspective. Journal of Social Archaeology 3 [23-45]. Sage Publication.

Hillier, Bill dan Julienne Hanson. 2003. The Social Logic of Space. Cambridge: Cambridge University Press.

Iqbal, Muhammad. 2004. Determinasi Lingkungan dalam Penempatan Benteng-Benteng Pertahanan Kerajaan Gowa Tallo. Skripsi. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Jamieson, Ross W. 2002. Domestic Archaeology and Power; The Historical Achaeology of Colonial Ecuador. New York: Kluwer Academic Publishers

Mansyur, Syahruddin.2002. Kota Makassar Akhir Abad ke XVII Hingga Awal Abad XX; Suatu Studi Arkeologi Ruang. Skripsi. Makassar: Jurusan Arkeologi Universitas Hasanuddin.

Paeni, Mukhlis dkk.1985. Sejarah Sosial Daerah Sulawesi Selatan; Mobilitas Sosial Kota Makassar 1900-1950. Jakarta: Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Pelras, Christian.2006. Manusia Bugis. Makassar: Ininnawa

Pradadimara, Dias. 2004. Dari Makassar ke Makassar; Proses Etnisasi Sebuah Kota. dalam Kontinuitas dan Perubahan dalam Sejarah Sulawesi Selatan. Hal. 184-209. Yogyakarta: Ombak.

Radja, Abdul Mufti. 2000. Keragaman Rumah Tradisional Makassar; Studi Kasus Rumah Tradisional Makassar di Buluttana, Gowa, Sanrobone, dan Tamassaju, Takalar. Thesis. Yogyakarta: Jurusan Arsitektur Universitas Gajah Mada.

Renfrew, Collin., dan Paul Bahn. 2000. Archaeology; Theory, Method and Practice (2nd Edition). London: Thames and Hudson, Ltd.

Robynson, Kathryn. 2005. Tradisi Membangun Rumah di Sulawesi Selatan dalam Kathryn Robinson dan Mukhlis Paeni. Tapak Tapak Waktu; Kebudayaan Sejarah dan Kehidupan Sosial di Sulawesi Selatan, hal 271-315. Makassar: Ininnawa.

Zarankin, Andres. 2004. Walls of Domestication; Archaeology of the Architecture of Capitalist Elementary Public Schools The Case of Buenos Aires dalam P.P.A. Funari, A. Zarankin and E. Stovel (eds.) Archaeological Theory in Action.

Koleksi Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Sulawesi Selatan

Arsip Nomor: 591, Khasanah Arsip Kotamadya Ujung Pandang 1926-1988 Walikota Ujungpandang: Laporan-laporan tahun 1982-1984 tentang pesentasi Camat dan Lurah.

Arsip Nomor: 660, Khasanah Arsip Kotamadya Ujung Pandang 1926-1988. Menteri Dalam Negeri: Instruksi nomor 5 tahun 1979 tanggal 26 februari 1979 tentang pedoman pelaksanaan progam perbaikan kampung Kodya Surabaya, Semarang, Surakarta, dan Ujung Pandang.

Arsip Nomor: 677, Khasanah Arsip Kotamadya Ujung Pandang 1926-1988 Walikotamadya UjungPandang: Surat-surat tanggal 3 juli 1967 - 20 oktober 1983 tentang nama-nama kepala desa, imam desa, ORT/ORW.

Arsip Nomor: 1480, Khasanah Arsip Kotamadya Ujung Pandang 1926-1988 Pemerintah Daerah Kotamadya Ujung Pandang: Laporan Penyelidikan keadaan Kota Makassar untuk keperluan perencanaan Kota 1960.

Arsip Nomor: 1552, Khasanah Arsip Kotamadya Ujung Pandang 1926-1988 Seri surat-surat mengenai proyek-proyek bantuan luar negeri (Urban, KIP, SWIP, DRIP, Bank Dunia, PBB, dll) yang dilakukan di wilayah pemerintah daerah Kotamadya Ujung Pandang. Salinan.

Arsip Nomor: 1823, Khasanah Arsip Kotamadya Ujung Pandang 1926-1988 Camat Tallo: Daftar tahun 1984 tentang jumlah penduduk, fasilitas agama serta tempat pendidikan dalam wilayah Kecamatan Tallo.